“Karena sebagai kader Partai Demokrat, Kami semua menyadari bahwa modal utama dan kekuatan Partai Demokrat adalah loyalitas dan totalitas,” terang Didik.
“Sekali lagi kami tegaskan bahwa Partai Demokrat sebagai partai yang berdaulat ‘tidak akan gentar dengan ancaman dari siapapun’ apalagi hanya untuk kepentingan pribadi oknum atau kelompok tertentu yang dapat merugikan semangat perjuangan para kader dan simpatisan Partai Demokrat di Kepulauan Riau,” tegas Didik.
Didik juga menyampaikan, dari rapat pleno dan rapat konsolidasi DPD PD Provinsi Kepri tersebut, terkonfirmasi hanya sebagian kecil Pengurus DPD PD Kepri yang mengundurkan diri, mengikuti Asnah.
Ia juga berkata bahwa secara organisasi dan fungsional dapat dipastikan tidak berdampak kepada pengelolaan Partai Demokrat di Provinsi Kepri, termasuk dalam tahapan verifikasi partai politik yang saat ini sedang berjalan di KPU.
“Terakhir kami mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat yang telah menugaskan secara khusus Wakil Sekjen Renanda Bachtar (mantan Plt. Ketua DPD Kepri) dan Sekretaris BPOKK Rocky Amu untuk mengawal berjalannya proses konsolidasi sesuai AD/ART,” pungkas Didik. (kk)
Sumber: kabarkepri.com
