“Kita membagi dua sesi, sesi yang pertama 16 orang selama 30 menit lalu lanjut dengan sesi kedua 16 orang 30 menit, kita melakukan pengecekan suhu dan mencuci tangan sebelum masuk kelas,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Endang Susilawati menyebutkan, bahwa pelaksanaan tes swab di beberapa sekolah tersebut dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepri.
Baca juga: PTM 100 Persen di Tanjungpinang, Tergantung Capaian Vaksin
Hal ini untuk kesiapan pembelajaran tatap muka 100 persen ke depannya.
“Swab tes di lakukan secara acak dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri melalui kerja sama dengan pihak Puskesmas. Namun, pihak sekolah tak boleh memaksakan muridnya untuk melakukan tes swab tersebut, tanpa persetujuan dari orangtua masing-masing,” kata Endang Susilawati. (Efr/04/nel)
