Sepanjang Januari-Oktober 2022 DBD Menigkat
LINGGA (HK) – Kepala Seksi (Kasi), Pencegahan, serta Pengendalian Penyakit Menular (P3M), Dinas Kesehatan (Dinkes), Kabupaten Lingga, Wirawan Trisna Putra mengatakan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), yang terjadi di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, mengalami suatu peningkatan. Sehingga sangat mengkhawatirkan.
Sebagaimana diketahui, terhitung sejak Januari hingga Oktober 2022, terdapat 75 kasus DBD yang tersebar di beberapa daerah, di Kabupaten Lingga.
“Iya, di sepanjang Bulan Januari hingga Bulan Oktober 2022, kasus DBD di Kabupaten Lingga menigkat. Karena saat ini memasuki musim penghujan, sehingga kasus penyakit-penyakit yang bersumber dari nyamuk, mengalami peningkatan,” ujar Wirawan Trisna Putra, Senin (17/10).
Seperti diketahui, ungkap Kasi P3M Dinkes Lingga ini, meningkatnya angka pasien kasus DBD sejak sepekan terakhir, berdasarkan laporan yang masuk dari rumah sakit, puskesmas, serta tercatat di Dinas Kesehatan Pemkab Lingga.
“Di ketahui Bulan Oktober ini saja, mengalami peningkatan dari beberapa bulan sebelumnya. Untuk di wilayah Kecamatan Singkep, dan Singkep Pesisir, ada 8 kasus DBD yang dilaporkan dari pihak Puskesmas ke Dinkes Lingga,” kata dia.
Guna menekan peningkatan angka pasien yang terdampak penyakit demam panas tinggi atau DBD, Dinkes Lingga, kata Wirawan, telah melakukan beberapa langkah dan upaya pencegahan awal.
“Kami dari Dinas Kesehatan bekerjasama dengan pihak Puskesmas, telah melakukan imbauan ke masyarakat, untuk mencegah penularan penyakit DBD ini. Salah satu upaya pencegahan terkait kasus ini, dengan upaya 3M, menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi, mengubur barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat untuk sarang nyamuk,” ujar Wirawan.(tbn)




