LINGGA (HK) – Ketua mahasiswa Lingga mendesak Bupati Lingga untuk segera mengevaluasi dan mencopot Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga dari jabatannya.
Desakan tersebut muncul karena dimas menilai kinerja Sekda saat ini sudah stagnan dan tidak mampu lagi memaksimalkan roda pemerintahan di daerah.
Ketua IMKL, Dimas Alparezi Bastian, menilai kondisi Sekda yang dinilai sudah tidak lagi prima turut berdampak terhadap efektivitas kerja dan pengambilan kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga.
“Sudah saatnya Sekda Lingga diberikan waktu untuk istirahat. Kami melihat kondisi beliau sudah kurang membaik sehingga berdampak pada kinerja yang tidak lagi maksimal,” ujar Dimas Alparezi Bastian dalam keterangannya kepada awak media ini, Rabu (28/05/2026)
Menurut Dimas, saat ini Bupati Lingga berada dalam posisi dilematis, antara mendengarkan aspirasi masyarakat atau tetap mempertahankan Sekda yang dinilai tidak lagi maksimal dalam menjalankan tugasnya.
“Kondisi hari ini membuat Bupati Lingga berada di persimpangan, apakah memilih kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah atau tetap mempertahankan Sekda yang kinerjanya sudah banyak dikeluhkan,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintahan daerah membutuhkan figur birokrat yang mampu bekerja cepat, responsif, dan memiliki energi penuh untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Lingga.
IMKL juga meminta Bupati Lingga agar segera mengambil langkah konkret demi menjaga stabilitas dan efektivitas jalannya pemerintahan daerah.
Tidak hanya itu, IMKL menegaskan akan mengambil langkah lanjutan apabila tuntutan tersebut tidak segera ditindaklanjuti oleh Bupati Lingga.
“Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari Bupati Lingga, maka kami akan turun melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Lingga,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Lingga terkait desakan tersebut.(r/tir/nel)




