Pembangunan Infrastruktur dan Sarana Prasarana Belum Optimal

 

TANJUNGPINANG (HK) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kepri akhirnya menyampaikan hasil laporan reses masing-masing dapil di DPRD Kepri masa sidang kedua tahun 2022 di Ruang Paripurna DPRD Kepri Dompak, Senin (31/10).

Hal ini disampaikan Juru Bicara Dapil 1 kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah saat menyampaikan hasil resesnya. “Yang paling banyak dikeluhkan masyarakat di dapil 1 Tanjungpinang adalah masih belum optimalnya pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana umum di dapil 1 Tanjungpinang,” ujar Lis Darmansyah.

Menurut Lis Darmansyah, saat ini banyak masyarakat yang mengeluhkan belum optimalnya pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana di kota Tanjungpinang.

“Baik itu pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana dalam Penanganan banjir, drainase, perbaikan jalan dan jembatan, perbaikan fasilitas musolah serta perbaikan penerangan jalan di kota Tanjungpinang yang belum optimal,” kata Lis Darmansyah.

Disampaikan Lis Darmansyah, saat ini masih banyak daerah di kota Tanjungpinang yang tidak memiliki akses penerangan jalan yang baik. lampu jalan yang rusak menyulitkan masyarakat.

“Serta pembangunan rumah tak layak huni bagi masyarakat belum diterima dengan baik ,” tegas Lis.

Untuk itu, Lis Darmansyah berharap agar pemerintah Provinsi Kepri lebih optimal dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana guna pemerataan pembangunan di Provinsi Kepri.

Selain peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana, Lis menambahkan bahwa hal lain yang banyak dikeluhkan masyarakat adalah peningkatan pendidikan dan belum maksimal peningkatan kesehatan di masyarakat.

“Khususnya pada persoalan yang menyangkut iuran dan pelayanan kesehatan pada BPJs Kesehatan dan pemaksimalan Jamkesda di masyarakat,” tambah Lis.

Tak hanya dapil 1 Tanjungpinang,Juru Bicara Dapil Bintan Lingga Hanafi Ekra juga menyampaikan hal yang demikian. Dikatakan Hanafi Ekra, pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Bintan dan Lingga hingga saat ini masih belum optimal.

“Hal ini terlihat dari beberapa akses jalan rusak dan hingga menyebabkan korban jiwa, seperti baru-baru ini karena rusaknya akses jalan masyarakat meninggal masuk parit,” tegas Hanafi Ekra.

Menurut Hanafi Ekra, selain peningkatan akses jalan , penong akses jembatan juga menjadi hal utama yang harus di lakukan.

“Perbaikan drainase, pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana publik , peningkatan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat di pulau-pulau di Bintan dan Lingga,” tegas Hanafi kembali. (Efr)

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version