NATUNA (HK) – Staf Khusus Menteri PPN Bappenas, Sukmo Harsono, menyatakan salah satu agenda yang diembannya ke Natuna yaitu memantau pasar guna mengecek harga barang.
Hal ini dinyatakan Sukmo pada Rapat Penguatan Tata Kelola Pariwisata Berkelanjutan Melalui Pendekatan Geopark dengan Pemkab Natuna yang diselenggarakan di Kantor Bupati Natuna. Senin (6/4/2026) kemarin.
Kegiatan yang dijalankan petinggi Kementerian PPN Bappenas itu disambut baik oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan. Bahkan ia mengapresiasi langkah Kementerian PPPN Bappenas tersebut demi kemajuan Natuna.
“Baik, terima kasih atas perhatiannya terhadap perekonomian kami di Natuna, Pak. Tapi bapak ajak ya ke pasar, saya tak mau ikut. Rumit masalahnya di sana pak,” timpal Bupati Cen disambut tawa peserta rapat.
Ia menambahkan, kondisi pasar di Natuna sedang tidak baik karena faktor daya beli yang tidak mumpuni.
“Coba aja Bapak ke sana, nanti pasti banyak keluhan itu- ini yang Bapak dapatkan dari masyarakat. Makanya saya tidak mau ikut, supaya Bapak tahu sendiri seperti apa keadaannya,” imbuhnya..
Bupati Cen kemudian menjelaskan faktor penggerak ekonomi yang paling mumpuni di Natuna sejak setahun belakangan. Pada kesempatan itu ia hanya menyebutkan satu faktor yang efektif menggerakkan ekonomi masrakat di Natuna.
“Dan Perlu Bapak Ketahui. Hari ini satu-satunya penggerak ekonomi masyarakat di sini cuma pendapatan ASN, terutama sekali yang berupa Tambahan Penghasilan Pegawainya (TPP), kalau gaji mereka tahu lah kita keadaan gaji ASN ini,” sebutnya disambut tawa peserta lagi.
Sementara unsur-unsur lain seperti program dan kegiatan pemerintah, kegiatan swasta maupun investasi dan lain sebagainya itu tidak berperan efektif dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Memang masyarakat hari-hari nangkap ikan, berkebun dan berkegiatan lain. Tapi itu lah yang kami makan sehari-hari, Pak. Lebih dari sekedar untuk dimakan tidak bisa, Pak,” kenanngnya.
Oleh karena itu, Bupati Cen kembali menyampaikan harapannya supaya intervensi dan perhatian pemerintah pusat segera dihadirkan di Natuna agar kondisi perekonomian masyarakat dapat tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya.
“Karena perekonomian masyarakat Kabupaten Natuna ini benar-benar tergantung dengan pemerintah Pusat, Pak. Mudah-mudahan Kementerian PPN Bappenas dapat jadi jembatan yang efektif bagi kami di daerah dengan pusat,” harapnya mengakhiri. (fat).

