BATAM (HK) – Asosiasi Pariwisata Bahari (ASPABRI) melalui program Aspabri Peduli kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menggalang donasi bagi korban bencana alam di Desa Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Sejak awal penggalangan, ASPABRI mengajak seluruh anggotanya untuk bergerak bersama membantu warga terdampak.
Ketua Dewan Pembina ASPABRI, Surya Wijaya, secara aktif mendorong partisipasi seluruh anggota dan mengajak asosiasi pariwisata lainnya untuk turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Menurut Surya, sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang dilanda musibah.
“Empati dan solidaritas menjadi bagian penting dari dunia pariwisata, terutama saat saudara-saudara kita menghadapi bencana,” ujarnya.
Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu warga terdampak di Desa Langkahan. Penggalangan bantuan tahap pertama berlangsung hingga 25 Desember 2025 guna memastikan penyaluran dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Bendahara ASPABRI, Zulaicha, mengungkapkan bahwa kondisi warga di Desa Langkahan hingga kini masih memprihatinkan. Kebutuhan mendesak meliputi makanan, pakaian layak, air bersih, serta perlengkapan kebutuhan dasar lainnya.
“Air bersih sangat terbatas. Banyak warga masih bertahan di tenda terpal dengan kondisi lantai yang basah,” tutur Zulaicha.
Untuk mempermudah penyaluran bantuan, ASPABRI membuka donasi dalam bentuk transfer dana melalui rekening resmi bendahara:
Bank Mandiri
No. Rekening: 9000014709464
Atas Nama: Zulaicha
Donatur diminta mengirimkan bukti transfer melalui WhatsApp ke nomor +62 813 7830 7386 sebagai bagian dari pendataan yang transparan dan akuntabel.
Melalui program Aspabri Peduli, ASPABRI berharap pelaku usaha pariwisata dan masyarakat luas dapat bersatu dalam membantu meringankan beban warga terdampak bencana di Aceh Utara.
“Bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang bangkit dari bencana,” imbuhnya. (dam)

