Minta Masalah Jaringan Internet Desa Mentuda Diselesaikan
LINGGA (HK) – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lingga, Anwar, mendesak Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Kabupaten Lingga, untuk segera menyelesaikan permasalahan jaringan internet di Desa Metunda, Kamis (27/10).
Hal tersebut atas peristiwa yang dialami murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Desa Mentuda, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), harus menyeberang laut, serta menyusuri hutan untuk mengikuti ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), agar bisa mendapatkan jaringan internet, demi keperluan sekolah mereka.
Legislator, sebagai Ketua Komisis II DPRD Kabupaten Lingga, Anwar mengungkapkan, setelah mendapat informasi dari media, ia sangat khawatir dan prihatin atas kejadian yang dialami oleh murid murid SDN di Desa Mentuda yang sangat berbahaya. Sehingganya, harus ada upaya serta tindakkan dari instansi terkait.
“Hal ini, tentunya mendesak Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Kabupaten Lingga, untuk segera menyelesaikan permasalahan jaringan internet di Desa Metunda. Karena akses jaringan internet di sekolah tidak memadai. Sehingga harus segera diatasi,” tegas Anwar, Ketua Komisis II DPRD Kabupaten Lingga, Kamis (27/10).
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lingga dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai bahwa,
akses internet sudah menjadi kebutuhan vital di era digitalisasi modern sekarang ini dan kondisi ini lantas menjadi perhatian bagi kami, DPRD Lingga.
“Saya mengharapkan kepada Kominfo Lingga agar benar-benar memperhatikan hal ini. Masalah sinyal di Desa Mentuda ini, sudah berlarut-larut. Namun, hingga kini tidak diselesaikan,” kata Anwar.
Politisi PKS ini pun meminta Kominfo Lingga untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menyurati stakeholder yang memenangkan tender pengadaan tower diseluruh Kabupaten Lingga, karena permasalahan ini menurutnya masih tanggungjawabnya.
“Dari berdirinya tower jaringan sampai saat ini, tak bisa berfungsi. Maka, Kominfo Lingga harus bekerja keras, serta panggil stakeholder kenapa tower yang dipasang tidak berfungsi sama sekali,” ujarnya.
Anwar pun mengaku dalam waktu dekat ini akan memanggil Kominfo Lingga untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Anwar tidak ingin permasalah itu tidak terselesaikan.
“Dalam waktu dekat ini, akan kita hearing. Dengan memanggil Kominfo Lingga dan pemilik jaringan internet,” sebutnya.
Sebagaimana diketahui, selama ini akibat akses internet yang terbatas, pelajar SDN di Desa Mentuda harus mengikuti ANBK di tengah hutan. Begitu juga dengan aktivitas masyarakat, dan pemeintah desa, yang membutuhkan dan menggunakan jaringan internet. (tbn)