Gubernur mencontohkan, misal kebutuhan harian 100L, dapat digunakan mekanisme 70 %, BBM Subsidi dan 30 % Non Subsidi. Gubernur pun juga meminta untuk bersama-sama bisa berfokus dalam pengawasan JBT dan JBKP tersebut.
Gubernur Ansar menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program My Pertamina Subisidi Tepat Sasaran, bersama identitas tunggal Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (PUKP), yang diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Kartu Kusuka ini ditujukan untuk perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan, percepatan pelayanan, serta peningkatan kesejahteraan nelayan. Untuk itu dalam finalisasi program digitalisasi, kita minta untuk dapat membuat program pengawasan sementara untuk JBKP dan JBT,” kata Gubernur Ansar.
Dalam audiensi dihadiri oleh Sales Area Manager (SAM), Retail Wilayah Kepri, Mahfud Nadyo Hantoro, Sales Branch Manager (SBM) Wilayah I Kepri Reiza, dan Sales Branch Manager (SBM) Wilayah II Kepri Fadlan.
Sedangkan Gubernur Ansar didampingi oleh Kadis DKP Kepri H.T.S Arif Fadillah, Kadis ESDM Kepri, M. Darwin dan Anggota Tim Khusus Gubernur Angelinus. (r)




