BATAM (HK) – Pesta demokrasi 5 tahunan (Pilkada), akan dilaksanakan kembali tahun 2024, menjadi satu perhatian bagi seluruh masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Maka hal tersebut, harus menjadi atensi bagi seluruh Forkofinda yang ada di Provinsi Kepri.
Demikian disampaikan Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad dalam pembukaan acara Sosialisasi Bela Negara bagi Generasi Muda (Gema), yang terdiri dari Pemuda/Mahasiswa, yang mengikuti acara tersebut, Selasa (21/6/2022), di Hotel Baverly, Kota Batam.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menekankan, pentingnya pendidikan bela negara bagi generasi muda, agar dapat turut serta mensukseskan Pemilu dan Pilkada tersebut, dengan baik.
“Karenanya sangat perlu memberikan pendidikan “Bela Negara” ini bagi pemuda dan mahasiswa selaku generasi muda, agar tumbuh semangat serta kesadaran bela negara bagi mereka,” kata Ansar, Rabu (22/6).
Acara sosialisasi umum dengan mengangkat tema “Menguatkan Semangat dan Kesadaran Bela Negara bagi Generasi Muda Demi Mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 2024” yang dilakukan Pemprov Kepri itu, sebagaimana amat dari UUD 1945, Pasal 30 Ayat 1.
Dikatakan Ansar, pentingnya bela negara adalah sebagai tekad sikap dan perilaku warga negara. Baik itu secara perseorangan ataupun kolektif, dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.
“Hal ini juga sejalan dengan apa yang diamanahkan dalam UUD 1945 Pasal 30 Ayat 1. Dimana setiap warga negara Indonesia berhak dan wajib ikut serta dalam kegiatan bela negara guna menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, dari berbagai bentuk ancaman,” ucap Gubernur Kepri.
Disampaikan Ansar, bela negara juga menjadi modal sosial bangsa Indonesia, guna membangun jati diri bangsa ini.
Terlebih bangsa Indonesia memilki skill knowledge yang baik sebagai suatu karateristik sumber daya manusia unggul, sehingga mampu menjadi bangsa yang maju, berkepribadian dan berkebudayaan.
“Di era saat ini, pembinaan kesadaran bela negara, khususnya bagi generasi muda termasuk mahasiswa, tentunya menjadi hal yang sangat urgent. Karena masa depan bangsa ini, berada ditangan kita semua,” Imbuh Ansar.
Tak lupa, Ansar pun mengingatkan bahwa, kepedulian bela negara itu tidaklah tumbuh dengan sendirinya. Akan tetapi harus ditanamkan sejak dini, melalui pendidikan kewarganegaraan.
Termasuk atas nilai-nilai bela negara, agar terus tumbuh kecintaan dan kebanggaan menjadi bagian dari Bangsa Indonesia, kepada seluruh generasi muda.
“Kita ini hidup di era perkembangan ilmu pengetahuan yang serba canggih dengan teknologi informasi digitalnya. Perlu kemampuan memanfaatkan teknologi digital ini sebaik mungkin, tapi dengan tetap santun dan inspiratif demi kemajuan negara,” pungkas Gubernur Kepri. (btn)
Sumber: batamnews.co.id




