TANJUNGPINANG (HK) – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) , H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., menyampaikan pesan strategis terkait pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan daerah dalam acara Wisuda Sarjana ke-10 yang dirangkaikan dengan Milad ke-15 STAIN Sultan Abdurrahman Kepri. Prosesi yang berlangsung di CK Hotel and Convention Center Kota Tanjungpinang, Sabtu (6/12), mengukuhkan sebanyak 246 lulusan dari 11 program studi.
Dalam sambutannya, Ansar menyampaikan apresiasi atas kiprah STAIN SAR Kepri sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, kehadiran STAIN SAR Kepri telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam serta memperkuat indeks pembangunan manusia di wilayah Kepri.
“Pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Meskipun menghadapi tantangan efisiensi anggaran, kami tetap mengalokasikan minimal 20 persen APBD untuk sektor pendidikan sesuai amanat undang-undang,” tegas Ansar Ahmad.
Ia turut menggarisbawahi perkembangan indikator makro Provinsi Kepri dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data terbaru, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri meningkat menjadi 80,83 poin dan masuk dalam kategori IPM sangat tinggi, menempati posisi ketiga terbaik tingkat nasional sekaligus tertinggi di Pulau Sumatera. Pertumbuhan ekonomi Kepri juga mencatatkan kinerja yang stabil, dengan penurunan tingkat kemiskinan hingga berada di angka 4,44%, salah satu yang terendah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mendukung upaya pengembangan STAIN SAR Kepri, termasuk mendorong percepatan alih status menjadi IAIN Sultan Abdurrahman Muazzamsyah. Menurutnya, peningkatan status ini akan membuka ruang yang lebih luas untuk penguatan kapasitas akademik, riset, dan pengabdian masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan STAIN SAR Kepri. Lulusan-lulusan dari perguruan tinggi ini merupakan aset penting bagi masa depan Kepulauan Riau. Mereka adalah SDM yang akan mengisi ruang-ruang strategis pembangunan daerah,” ujarnya.
Ansar juga menyampaikan pesan motivatif kepada seluruh wisudawan agar tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kompetensi di tengah persaingan global yang semakin ketat.
“Jangan berhenti di hari ini. Teruslah mengembangkan diri. Ketika kompetensi dan kualifikasi kalian kuat, maka kalian akan menjadi tuan di negeri sendiri,” pesan Ansar.
Menutup sambutannya, Gubernur menyelipkan pantun sebagai ciri khas budaya Melayu, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Kepri yang maju, unggul, dan berdaya saing.
“Bersama kita satu tanggung jawab, wujudkan Kepri maju, unggul, dan berbudaya.”
Acara wisuda berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting dalam 15 tahun perjalanan STAIN SAR Kepri sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang terus bertransformasi, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat dan peradaban bangsa. (eza)

