“Saya dilantik sejak Maret 2021, atau baru sekitar 11 bulan, yang waktu itu dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, karena negara Indonesia dan dunia, terpapar Pandemi Covid 19. Sehingganya, pertemuan seperti ini dibatasi dengan sangat ketat karena Covid-19, dan kali ini kita baru bisa bertatap muka,” kata Gubernur, Sabtu (6/2/2022).
Gubernur berharap, Pandemi Covid-19 dapat segera berakhir di Kepri dan nasional, agar bisa segera beralih menjadi situasi endemi, dengan tatanan kehidupan sosial new normal.
Untuk itu, Gubernur Kepri juga akan terus berupaya memberikan perhatian lebih kepada para mahasiswa yang sedang belajar di manapun saat ini.
Baca juga: Ansar: Pembangunan Dimulai dari Fly Over Simpang Ramayana
Dengan harapan, nantinya para mahasiswa asal Kepri bisa menjadi kader daerah yang dapat diandalkan untuk mewujudkan pembangunan di daerah.
“Ini merupakan tahap awal bagi adik-adik semua, untuk membekali diri. Perbanyak ilmu dan wawasan dari sekarang. Belajar tanpa wawasan tidak akan cukup. Sebab, Kepri butuh tenaga kerja ahli yang tidak sedikit untuk bisa mengelola berbagai potensi kekayaan alam yang ada. Makanya, sungguh-sungguhlah belajar,” pesannya.
Nasehat lainnya yang disampaikan gubernur kepada para mahasiswa adalah, agar memperbanyak kegiatan kelompok untuk mendalami bahasa Inggris, Mandarin, dan sebagainya di asrama, serta pelatihan-pelatihan yang bisa menjawab berbagai tantangan era globalisasi 4.0 saat ini.
