BATAM (HK) – Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (DPD AMPG) Kota Batam bersama Lembaga Pelatihan Kerja Sinergi Teknik Alfarizki (LPK STA) menggelar Batam Welding Competition 2026.
Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Batam, Senin (9/2/2025) pagi.
Batam Welding Competition 2026 merupakan ajang kompetisi pengelasan bagi welder muda dan profesional yang bertujuan meningkatkan kompetensi serta daya saing tenaga kerja generasi muda, khususnya di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau, agar mampu bersaing di industri nasional maupun global.
Ketua Panitia sekaligus Direktur LPK STA, Aidil Fitrah, menyampaikan bahwa kompetisi ini mempertandingkan empat kategori, yakni SMAW 3G untuk usia 18–25 tahun, FCAW 3G usia 18–28 tahun, SMAW 6G usia 18–35 tahun, serta GTAW CS 6G usia 18–35 tahun.
“Penilaian dilakukan secara profesional dengan bobot visual dan NDT UT sebesar 60 persen, dimensi dan akurasi 20 persen, serta waktu dan keselamatan kerja 20 persen,” jelasnya.
Para peserta memperebutkan hadiah berupa sertifikat resmi LPK, piala, medali, serta uang tunai bagi juara pertama hingga ketiga. Selain itu, peserta yang tidak meraih juara namun memperoleh nilai minimal 70 persen tetap mendapatkan sertifikasi resmi dari LPK STA.
Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri Kepala Disnakertrans Kota Batam Yudi Suprapto, Ketua DPD Partai Golkar Batam M. Yunus Muda, Ketua DPD AMPG Batam Arya Mustakim Muda, Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra, Ketua AMPI Batam Hotman, Ketua Perpat Batam Wandi, serta sejumlah perwakilan perusahaan dan mitra industri.
Ketua DPD Partai Golkar Batam, M. Yunus Muda, mengapresiasi pelaksanaan Batam Welding Competition 2026. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pemuda Kota Batam, khususnya anak-anak muda tempatan yang ingin meningkatkan keterampilan di bidang pengelasan.
“Welding masih menjadi salah satu kebutuhan utama industri di Batam. Karena itu kami mendukung penuh kegiatan ini dan berharap dapat terus berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD AMPG Batam, Arya Mustakim Muda, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen AMPG Batam dalam mendukung kebijakan kepemudaan Pemerintah Kota Batam, terutama dalam menciptakan peluang kerja bagi generasi muda.
“Hingga penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 250 peserta dari berbagai daerah di Kepulauan Riau mengikuti kompetisi ini. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi jembatan antara dunia industri dan tenaga kerja lokal,” katanya.
Selain kompetisi, acara pembukaan juga diisi dengan penyerahan plakat kepada tamu undangan, mitra, dan sponsor, serta ditutup dengan technical meeting oleh panitia penyelenggara. (dam)

