Menu

Mode Gelap

Menu

Mode Gelap

NASIONAL

Rumah Disita Karena 4 Tahun Tak Lapor SPT

badge-check


					Kanwil DJP Kepri menggelar konferensi pers kasus pidana pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Bintan, di Tanjungpinang, Selasa (9/8/2022).  - ISTIMEWA Perbesar

Kanwil DJP Kepri menggelar konferensi pers kasus pidana pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Bintan, di Tanjungpinang, Selasa (9/8/2022). - ISTIMEWA

Buat Negara Merugi Rp 6 Miliar.

BINTAN (HK) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kepulauan Riau menyita rumah warga Kabupaten Bintan berinisial TL.

Pemilik CV RP itu disita asetnya karena tidak melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan untuk tahun pajak 2016, 2017, 2018 dan 2019.

TL juga disebut tidak menyampaikan SPT masa Januari sampai dengan Desember 2016, masa Januari sampai dengan Desember 2017, masa Januari sampai dengan Desember 2018 dan masa Januari sampai dengan Desember 2019.

Selain itu, TL tidak melakukan pencatatan dan tidak menyelenggarakan pembukuan atas kegiatan dan hasil usaha yang dilakukan sejak 2016 hingga 2019. Tindakan itu disebut telah membuat negara merugi hingga Rp 6 miliar.

“Ancaman pidana yang dijatuhkan kepada tersangka TL adalah pidana paling lama 6 tahun dan denda paling banyak 4 kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar,” kata Kepala Kanwil DJP Kepri Cucu Supriatna di Tanjungpinang, Selasa (9/8/2022).

Menurut Cucu, TL berpura-pura tidak mengerti ada kewajiban perpajakan yang harus dilakukannya sebagai pemilik badan usaha.

“Sehingga tidak membuat dan tidak menyampaikan SPT masa PPN serta tidak melakukan pemungutan PPN yang menjadi kewajiban pengusaha kena pajak,” sebut Cucu.

Saat ini, Kanwil DJP Kepri sedang menelusuri aset lain milik TL atau keluarganya untuk juga disita. Hasil sitaan dalam kasus ini bakal digunakan untuk menutupi kerugian negara. Cucu juga menyampaikan, kasus TL sejak 1 Agustus 2022 sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Kepri.

Berkas perkaranya juga sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa. “Pada hari ini, tersangka TL beserta barang bukti terkait tindak pidana yang dilakukannya telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Bintan di bawah pengawasan Kejati Kepri untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” katanya lagi. Saat ini, TL sudah dalam tahanan Kejaksaan Tinggi Kepri. (dbs)

Sumber: Kompas/Antara

Baca Lainnya

Capaian Kinerja Kejati Kepri pada Tahun 2024 dan 100 Hari Pemerintahan

17 Februari 2025 - 21:42 WIB

Rangkaian kegiatan Capaian Kinerja Kejati Kepri pada Tahun 2024 dan 100 Hari Pemerintahan

Residivis Libatkan Anak di Bawah Umur Kasus Curanmor Sejumlah TKP di Bintan

17 Februari 2025 - 17:07 WIB

Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani didampingi Kasat Reskrim, Iptu Fikri Ramahdi dalam konferensi pers pengungkapan kasus Curanmor, Senin (17/02/2025).

Polsek Bintan Utara Dampingi Keluarga Korban PMI Ilegal ke KP3MI Provinsi Kepri

17 Februari 2025 - 16:09 WIB

Anggota Unit Reskrim Polsek Bintan Utara mendapatkan informasi adanya salah satu warga Tanjung Uban berinisial DY (26 Tahun) dipekerjakan di negara Kamboja secara non prosedural, Senin (17/02/2025)

Polres Bintan Eaih Satker Terbaik Periode 2024 oleh KPPN Tanjungpinang

17 Februari 2025 - 15:50 WIB

Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani saat menerima penghargaan dari KPPN Tanjungpinang Award Tahun 2024 sebagai Satker terbaik oleh KKPN Tipe A1 Tanjungpinang dalam penyerapan Anggaran pada Senin (15/2/2025).

Bejat, Ayah di Anambas Cabuli Anak Tirinya Masih Bawah Umur

15 Februari 2025 - 16:36 WIB

Satreskrim Polres Kepulauan Anambas usai mengamankan seorang pria berinisial BE (50) di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, karena tega mencabuli anak tirinya yang berusia 13 tahun, Sabtu (15/02)2025)
Trending di ANAMBAS