Foto Kiri Atas dan Kanan Bawah, prajurit TNI AL berbaju loreng laut menyerahkan tas biru sembako langsung ke tangan nelayan di atas sampan kayu. Senyum nelayan kaos merah jadi bukti kedekatan. (Ft.Puspen Koarmada I)
TANJUNG BALAI ASAHAN (HK) – Bukan hanya menjaga kedaulatan laut. Di tengah tugas operasi, *KRI ALAMANG-644 jajaran Satkat Koarmada I yang sedang BKO Guskamla Koarmada I bersama Lanal Tanjung Balai Asahan justru menebar kebaikan di tengah laut, Rabu (14/10/2026).
Di perairan Tanjung Balai Asahan, kapal perang itu berhenti. Bukan untuk tempur, tapi untuk bakti sosial bagi nelayan.
Seperti terlihat di foto, prajurit TNI AL dengan seragam loreng laut berjejer di geladak, menyerahkan paket sembako tas biru langsung ke tangan nelayan di atas sampan kayu yang merapat.
Terlihat senyum lebar nelayan kaos merah dan kaos abu-abu yang menerima jadi saksi, betapa berharganya bantuan di tengah laut itu.
Tak hanya sembako, pemeriksaan kesehatan gratis juga diberikan. Nelayan bisa cek kondisi tubuhnya sekaligus dapat edukasi menjaga kebugaran saat melaut berhari-hari.
Baksos dipimpin langsung Komandan KRI Alamang-644 Letkol Laut (P) Rudi Sulistiyanto, S.T., M.M.D.S., bersama Danlanal Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Sigit Ryanto, CTMP., CRMP., http://M.Tr.Opsla.
“Personel TNI Angkatan Laut berinteraksi langsung dengan para nelayan, sekaligus memberikan perhatian terhadap kebutuhan dan kondisi kesehatan masyarakat yang beraktivitas di laut,” tulis laporan kegiatan.
Aksi di sela operasi ini adalah bukti komitmen TNI AL: hadir dan bermanfaat.
Kehadiran KRI di tengah nelayan diharapkan memperkuat kepercayaan dan mewujudkan hubungan harmonis antara TNI AL dan masyarakat maritim.
Kegiatan ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh prajurit TNI AL senantiasa hadir di tengah masyarakat, meningkatkan kepedulian sosial, serta memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.
Di laut, mereka penjaga. Di darat, mereka saudara.(r/nel).





