NATUNA (HK) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama wakil Gubernur Kepri melaunching Program Bantuan Pangan Alokasi Februari dan Maret Tahun 2026 di Bulog Ranai, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan pangan kepada 100 orang penerima manfaat dan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga.
Momen ini dihadiri Bupati Natuna, Cen Sui Lan, Wakil Bupati Natuna, Jarmin dan seluruh unsur Forkopimda Natuna, Kepala Bulog Ranai, Camat Bunguran Timur, Lurah se Kecamatan Bunguran Timur dan didikuti oleh puluhan warga.
Gubenur Ansar dalam sambutannya mengajak semua hadirin untuk bersyukur atas segala nikmat yang diterima.
“Kalau kita pandai bersyukur nikamt yang kita terima itu pasti bertambah. Itu sudah dijamin dalam agama kita,” serunya.
Kemudian ia juga mengingatkan masyarakat dan semua pihak untuk aktif melakukan penghematan bahan pangan karena pada tahun ini Provinsi Kepri sudah melounching sebuah program yang bernama Gerakan Stop Boros Bahan Pangan.
Dengan ini ia juga mengingatkan kepada semua pihak bahwa ajaran agama, terutama sekali agama Islam telah mengharamkan tindakan pemborosan terhadap ummatnya.
“Karena menurut agama kita tindakan pemborosan itu adalah perbuatan syaitan yang jadi musuh nyata kita. Dan saya yakin agama lain juga mengajarkan pentingnya penghematan itu,” tegas Gibernur Ansar
Selanjutnya, ia juga menekankan kepada Pemerintah Kabupaten Natuna untuk dapat mensosialisasikan program Stop Boros Bahan Pangan tersebut.
“Kami berharap Pemkab Natuna jadi motor penggerak utama dalam gerakan Stop Boros Bahan Pangan ini agar kita semua dapat berhemat dan tidak terjerumus pada tindakan-tindakan pemborosan yang dilarang agama,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bulog Ranai, Pencius Siburian mengatakan, launching progam bantuan pangan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan panganan dan membantu perekomomian masyarakat.
Dikatakannya, jumlah penerima manfaat hingga alokasi Februari – Maret 2026 sebanyak 7321 penerima manfaat. Angka ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebanyak 89,27 persen.
Peningkatan ini terjadi seiring dengan menyebarnya program tersebut ke semua wilayah di Kabupaten Natuna.
“Masing-masing penerima manfaat mendapatkan 10 kg beras dan minyak goreng 2 liter. Sehingga pada alokasi Februari-Maret ini penerima manfaat mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar dan wakilnnya serta rombongan dan Bupati Natuna, Wakil Bupati Natuna serta pejabat Forkopimda Natuna menyerahkan bantuan pangan kepada warga secara simbolis.(fat).

