NATUNA (HK) – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar Musrenbang Tingkat Kabutapeten 2026. Acara pembukaan kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Gajah Mina Hotel Adwina Jelita Sejuba, Selasa (10/2/2026).
Acara dipimpin dan dibuka langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan dan dihadiri oleh Wakil Bupati Natuna, Ketua DPRD Natuna, pimpinan Forkopimda, tokoh masyarakat, pemuka agama, pengusaha dan instansi serta pelajar dan mahasiawa.
Ketua Panitia Musrenbang Kabupaten Natuna Tahun 2026, Moestafa melaporkan, Musrenbang tahun ini mengambil tema “Pengembangan potensi perekonomian daerah, pemerataan pembangunan dan konektifitas antar pulau serta peningakatan sumberdaya manusia melalui tata kelola pemerintahan yang baik dengan menjunjung nilai-nilai budaya”.
Hal ini difokuskan oada tiga proritas pembangunan yaitu, pengembangan pemanfataan sektor keunggulan daerah yang berorietasi pasar dan pengembangan kawasan industri/ekonomi serta investasi berbasis
keunggulan daerah yang berwawasan lingkungan.
Yang kedua pengembangan pemerataan kualitas Ilinfrastruktur dan konektivitas antar pulau mendukung percepatan pemerataan pembangunan dan yang ketiga pengembangan kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan pang baik serta pengelolaan dan pelestarian budaya dalam mendukung pembangunan.
Kegiatan ini berlatarbelakang pada kewajiban daerah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Ranperda tentang RPJPD dan RPJMD serta tatacara Perubahan RPJPD, RPJMD, RKPD.
Adapaun tujuannya adalah untuk membahas Rancangan RKPD Kabupaten tahun 2027 dalam rangka menyepakati prioritas pembangunan daerah, meyepakati program, kegiatan, dan target indikator kinerja serta lokasi, penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan Provinsi, serta klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah kabupaten dengan program dan
kegiatan desa yag diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang Kecamatan.
“Peserta Musrenbang ini terdiri dari, Perangkat Daerah Kabupaten dan Kecamatan; DPRD, Instansi Vertikal, perwakilan masyarakat, Perguruan Tinggi, LSM/Ormas, pengusaha, BUMD dan unsur masyarakat lainnya. Mudah-mudahan Musrenbang kita ini berjalan lancar,” tutup Moestafa.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan Pemberian Penghargaan Pemantauan Dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Kemenpan RB dan Pemberian Penghargaan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah (AKPD)
Selanjutnya sambutan dan arahan Barenlitbang Propinsi (Zoom Meeting) Disampaikan Dra Reni Yusneli ,M. TP Analis Kebijakan Ahli Utama Bapperida Provinsi Kepri.
Kemudian Penyampaian Ekonomi Makro leh Kepala BPS Natuna, Wahyu dan Penyampaian Pokok Pokok Pikiran DPRD yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Rusdi
Pada kesempatan itu Bupati Cen menyampaikan beberapa hal terkait pembangunan daerah seperri Indeks Pembagunan Manusia Kabupaten Natuna sebesar 78,94 point meningkat 0,34 point dibandingkan Tahun 2024 l.
Kemudian tingkat kemiskinan Sebesar 4,81 persen menurun 0,44 persen point dibandingkan tahun 2024 sebesar 5,04 Persen dan rasio gini sebesar 0,263 menurun 0,22 point dibandingkan tahun 2024 sebesar 0,285 Point.
Laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Natuna masih menggunakan Data Triwulan Iii yaitu sebesar 11,33 persen (Dengan Migas), namun tingkat pengangguran terbuka tahun 2025 sebesar 3,98 persen meningkat sedikit 0,09 persen dibandingkan Tahun 2024 Sebesar 3,89 Persen.
“Dan Ini Masih Memerlukan Penanganan Yang Lebih Serius,” tegas Bupati Cen.
Oleh Karena Itu, ia kembali menegaskan, pada tahun 2027 program peningkatan pesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama, antara lain melalui penguatan sektor pertanian seperti pemberian bibit kelapa unggulan, bibit cengkeh, kopi, bibit tanaman pangan dan holtikultura, ayam petelur, bantuan pupuk, obat – obatan dan sarana prasarana Pertanian.
Sektor perikanan seperti bantuan rumput laut, bibit ikan, dan sarana prasarana alat aenangkapan Ikan. Kemudian pemberdayaan UMKM seperti pinjaman bunga 0% bagi UMKM, pelatihan dan bantuan peralatan usaha. Dan bantuan sosial bagi kelompok rentan seperti Bantuan Lansia 65 tahun ke atas, Bantuan kemiskinan ekstrem, Bantuan bagi janda miskin dan Lain-lain.
“Disamping Itu kita perlu memanfaatkan program Strategis Nasional seperti, Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa, termasuk pembangunan Pasar Jica dan oembangunan infrastruktur Lainnya. Maka seluruh program ini harus diarahkan secara tepat sasaran untuk menurunkan kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan pendapatan masyarakat” paparnya.
Terakhir Bupati Cen mengingatkan bahwa tahun 2027 merupakan tahun kedua Pelaksanaan Visi “Kabupaten Natuna yang Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya.”
“Oleh Karena Itu, saya berharap prioritas pembangunan daerah difokuskan pada penguatan ekonomi berbasis potensi unggulan melalui hilirisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, konektivitas wilayah, serta tata kelola pemerintahan yang berkualitas. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat Natuna dapat terwujud secara berkelanjutan,” tutup Bupati Cen. (fat).

