TANJUNGPINANG (HK) – Forum Industri Tour and Travel Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat konsolidasi dan sinergi dengan pemerintah Provinsi Kepri sebagai langkah strategis menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan serta tantangan ekosistem pariwisata ke depan.
Hal tersebut tercermin dalam kunjungan ke Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (4/2/2026). Forum tersebut terdiro dari empat asosiasi yang terdiri dari ASITA Kepri, ASPABRI, ASPPI Kepri, dan IPI Kepri.
Rombongan Forum Industri Tour and Travel Kepri disambut langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, beserta jajaran dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan diawali dengan jamuan makan siang yang telah disiapkan oleh Dinas Pariwisata Kepri.
Kunjungan ini dihadiri lengkap oleh jajaran pimpinan Dinas Pariwisata Kepri, mulai dari Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Pemasaran, Kepala Bidang Destinasi, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, hingga pejabat fungsional lainnya.
Kehadiran lengkap tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata.
Ketua ASITA Kepri sekaligus Ketua Forum Industri Tour and Travel Kepri, Eva Betty, menyampaikan bahwa kunjungan kerja kali ini memiliki makna strategis karena diikuti oleh empat asosiasi pariwisata yang menaungi biro perjalanan wisata.
“Bergabungnya empat asosiasi ini menghadirkan energi positif yang lebih besar. Tantangan pariwisata Kepri ke depan semakin meningkat, sehingga dibutuhkan kekuatan bersama untuk membangun ekosistem pariwisata yang solid dan berkelanjutan,” ujar Eva.
Dia menegaskan, Forum Industri Tour and Travel Kepri diharapkan dapat menjadi wadah konsolidasi sekaligus kekuatan kolektif industri pariwisata dalam bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan pariwisata Kepulauan Riau.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menyambut baik kunjungan para ketua asosiasi pariwisata tersebut. Ia menyatakan sengaja mengajak seluruh jajaran Dinas Pariwisata Kepri untuk hadir agar diskusi dapat berjalan komprehensif.
“Capaian jumlah wisatawan Kepri pada tahun 2025 yang cukup signifikan menjadi semangat baru bagi kita semua untuk terus memajukan industri dan ekosistem pariwisata Kepulauan Riau,” kata Hasan.
Menurutnya, kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata menjadi kunci utama dalam menjaga pertumbuhan pariwisata Kepri agar tetap berdaya saing, adaptif terhadap tantangan, serta berkelanjutan di masa mendatang. (dam)

