NATUNA (HK) – Limbah PLN Natuna akan diangkut bersamaan dengan pengangkutan limbah RSUD Natuna dalam satu trip.
Pengangkutan dua limbah berbeda ini dilaksanakan menggunakan kapal dan dengan jadwal pelayaran yang sama.
“Ya bang, akan diambil oleh pihak yang punya izin, barengan dengan limbah RSUD. Kabarnya akan diangkut antara Jumat atau Kamis besok gitu,” kata Menejer ULP PLN Natuna, Boni Sufianto di tempat kerjanya melalui telepon, Selasa (29/8).
Kegiatan pengangkutan limbah ini dilaksanakan oleh pihak ketiga yang berhasil memenangkan kegiatan PLN tersebut.
Limbah dengan jumlah ratusan drum itu rencannya akan diangkut ke Batam oleh kontraktor pemenangnya.
“Tapi saya kurang apal nama vendornya karena PLN Area Tanjungpinang yang lelang,” terangnya.
Adapun jumlah limbah yang diangkut sebanyak 350 drum. Limbah ini terdiri dari limbah cair berupa oli bekas dan limbah padat berupa bekas filter ganti oli.
“Ini limbah kami yang sejak tahun 2017 ya, barti ini udah terkumpul sejak 6 tahun lalu,” paparnya.
Sementara kegiatan pengakutan limbah RSUD Natuna yang dimenangkan oleh PT. Berkah Cendekia Lestari (BCL) akan diangkut menggunakan jasa kapal Desa Air Cargo (DAC) Batam.
Pihak PT BCL saat dikonfirmasi belum bersedia memberikan keterangan terkait pengiriman limbah PLN Natuna yang akan dikirim berbarengan dengan limbah RSUD.
Humas PT. BCL saat dikonfirmasi melalui telepon tidak memberikan respon apapun. (fat)
Poto
Limbah PLN sudah dikemas dalam drum untuk diangkut ke Batam.
