BATAM (HK) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Zainal Arifin menanggapi tingginya angka perceraian yang setiap tahunnya meningkat di Kota Batam. Ia pun menyayangkan hal tersebut.
“Kami sangat prihatin dengan angka perceraian yang setiap tahunnya meningkat di Batam,” ucapnya pada Jumat (11/8/2023).
Adapun upaya pemerintah dalam membangun fondasi keluarga adalah dengan bimbingan perkawinan (pra nikah).
Kegiatan bimbingan perkawinan merupakan program pemerintah melihat tingginya tingkat perceraian yang terjadi.
“Tidak hanya dalam lingkup perkawinan, tetapi kami juga memberikan edukasi ke sekolah-sekolah, ini bertujuan untuk membuka wawasan para pelajar agar tidak terburu-buru menikah pada usia yang belum cukup,” lanjut Zainal.
Pada tahun 2022, sebanyak dua orang remaja mendapatkan dispensasi nikah di kantor KUA kota Batam. Dan pada Juni 2023, hal serupa pun terjadi pada salah satu seorang remaja.
“Kemudian tidak hanya sampai disitu kami juga mempunyai program Keluarga Sakinah, ini merupakan program inovasi Kementerian Agama dimana KUA memberikan layanan menyeluruh, mendampingi, memberi bimbingan, advokasi, dan konsultasi,” terang Zainal.
Sebagai pusat pelayanan keluarga, KUA Kota Batam pun memberikan penyuluhan keluarga lewat majelis taklim.
“Adapun materinya yaitu masalah kerumahtanggaan guna mewujudkan keluarga sehat sejahtera dan itu berlangsung sampai saat ini,” Zainal menjelaskan. (CW03)
