BATAM (HK) – Sebanyak 712 siswa dan siswi mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Batam tahun 2026.
Seleksi tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melalui upacara di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (13/4/2026).
Dalam amanatnya, Amsakar menegaskan bahwa Paskibraka memiliki peran strategis dalam pelaksanaan upacara kenegaraan, khususnya pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kehormatan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan daerah.
“Menjadi Paskibraka adalah kebanggaan, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga orang tua, sekolah, dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, anggota Paskibraka merupakan representasi generasi muda yang harus memiliki semangat juang, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan.
Amsakar juga mengingatkan bahwa proses seleksi berlangsung ketat dan kompetitif. Para peserta harus melalui berbagai tahapan dengan standar penilaian yang objektif, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Berdasarkan data panitia, dari total 712 pendaftar, sebanyak 560 peserta dinyatakan lolos verifikasi awal. Selanjutnya, 205 peserta lolos verifikasi administrasi dan pemeriksaan kesehatan tahap awal untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Tahapan lanjutan meliputi wawancara wawasan kebangsaan serta berbagai tes lainnya yang melibatkan mitra dari instansi terkait.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Wali Kota Batam kepada perwakilan calon anggota Paskibraka sebagai simbol dimulainya rangkaian seleksi.
Melalui proses seleksi yang ketat dan berintegritas ini, Pemerintah Kota Batam berharap dapat melahirkan generasi muda yang tangguh secara fisik, berkarakter Pancasila, serta memiliki nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang kuat. (mc)

