BINTAN (HK) – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Lintas Barat, tepatnya di depan SDN 002 SKL, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, di Jalan Lintas Barat Bintan yang melibatkan satu unit truk Mitsubishi dan satu unit mobil Toyota Avanza berisikan lina orang penumpang warga negara (WN) Malaysia, Sabtu siang (10/01/2026)
Truk Mitsubishi warna kuning dengan nomor polisi BP 8218 LA dikemudikan oleh M. Irfandi. Sementara mobil Toyota Avanza warna silver bernomor polisi BP 1456 BE dikemudikan oleh Frederik Patar Hutahaean, dengan membawa lima orang penumpang.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk M. Irfandi mengalami keseleo pada kaki kanan serta luka lecet di tangan kanan dan kiri. Sedangkan pengemudi Avanza, Frederik Patar Hutahaean, mengalami luka lecet di tangan kanan dan kiri, nyeri pada dada, serta luka lecet di kaki kanan. Keduanya dinyatakan mengalami luka ringan.
Dari lima penumpang mobil Avanza, tiga orang yakni Pora, Susub, dan Shacel dilaporkan dalam kondisi sehat. Sementara dua penumpang lainnya, Shasub dan Mahboth, mengalami luka robek di bagian kepala dan dikategorikan luka ringan. Seluruh penumpang mobil Avanza diketahui merupakan Warga Negara Malaysia.
Berdasarkan keterangan pengemudi truk, kecelakaan bermula saat dirinya melaju dari arah Tanjung Uban menuju Simpang Penaga. Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang mobil Toyota Avanza dengan kecepatan tinggi dan masuk ke jalur lawan arah hingga menabrak truk yang dikemudikannya.
Seluruh korban kecelakaan langsung dilarikan ke RSJKO Engku Haji Daud untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat kejadian, kondisi cuaca cerah, jalan beraspal, dan arus lalu lintas terbilang sepi. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit truk Mitsubishi BP 8218 LA beserta STNK, serta satu unit mobil Toyota Avanza BP 1456 BE.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp70 juta. Hingga kini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.(nel)





