Dirawat di KHHI Mekkah.
BATAM (HK) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Hang Nadim Batam menyebutkan sebanyak 29 haji dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah.
Jemaah yang menjalani perawatan disebut kelelahan usai melaksanakan rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).
“Karena faktor kelelahan pasca Armuzna. Kalau untuk sakit yang lebih serius, Insya Allah mudah-mudahan itu tidak ada,” kata Kepala Bidang Dokumen Embarkasi Hang Nadim Batam, Nurhidayati saat ditemui di bilangan Batam Center, Selasa (12/7/2022).
Sementara itu untuk jemaah haji yang dinyatakan meninggal dari Embarkasi Hang Nadim Batam pada tahun ini sebanyak dua orang yang merupakan jamaah haji asal Riau atas nama Norlius Ilyas Intan Kayo dan Nursiah Darwis Cimpin.
“Insya Allah mudah-mudahan hanya dua saja karena memang biasanya itu tahun sebelumnya pasca Armuzna itu banyak yang wafat. Hanya yang kemarin itu saja jamaah yang wafat dari Riau, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Pelalawan,” kata dia.
Saat ini para jemaah sedang melaksanakan proses lempar Jamarah, usai melaksanakan rangkaian ibadah tersebut, jamaah haji akan kembali ke penginapan di Mekkah.
Nurhidayati menyebutkan sebelum meninggalkan Kota Mekkah jamaah akan melakukan tawaf wada’ di Masjidil Haram.
“Sekarang jamaah sedang dalam proses jamarah. Setelah rangkaian ibadah itu jamaah akan kembeli ke penginapan masing-masing di Mekkah,” kata Nurhidayati. (gk)
Sumber: gokepri.com
