Home » Warga Bintan Bahu-Membahu Bangun Jembatan Penghubung Jalan 3 Desa

Warga Bintan Bahu-Membahu Bangun Jembatan Penghubung Jalan 3 Desa

0 comment 95 views

BINTAN (HK) — Warga yang berada di tiga desa/kelurahan jalan Pulau Ladi Darat Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan bahu-membahu membangun jalan yang menghubungkan desa tersebut.

Warga juga membuat saluran drainase untuk memperlancar air jika terjadi hujan.

Inisiatif yang dilakukan oleh warga ini karena jalan yang dilalui sampai dengan saat ini dalam kondisi tanah merah, bebatuan dan licin. Begitu juga saluran drainase di sisi kiri dan kanan tidak ada.

Jika hujan turun, maka jalan tersebut tergenang air. Hal ini yang membuat warga sekitar berinisiatif untuk membangun jembatan dan membuat saluran dranase tersebut.

Warga sekitar disela-sela gotong royong membangun jembatan Wayan menyebutkan, di jalan Pulau Ladi Darat ini menghubungkan tiga desa/kelurahan, yaitu, Desa Toapaya, Kelurahan Toapaya Asri dan Desa Tembeling.

“Kami membuat jembatan sementara dari kayu yang disusun dan saluran drainase seadanya ini sebagai bentuk inisiatif bersama untuk mengantisipasi hujan turun.

Karena ini musim penghujan dan jika turun jalan tergenang air, dan warga yang melintasi jalan tersebut merasa kesulitan. Sebelumnya sudah beberapa warga yang melintas menggunakan sepeda motor sempat terpeleset dan mengalami luka-luka karena koindisi jalan yang licin,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wayan mengatakan bahwa ada sekitar 40 KK yang menghuni di desa ini dan sebelumnya warga sudah mengajukan kepada pihak desa, atau kecamatan setempat, namun sampai dengan sekarang jalan tersebut belum dibangun.

“Untuk menghubungkan jalan tersebut, kami dengan swadaya sendiri membuat jembatan kecil untuk menghubungkan ke Desa Toapaya, agar aiar yang mengalir jika hujan turun tidak tergenang,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah agar lebih peduli melihat dari dekat kondisi jalan tersebut yang sampai saat ini kurang mendapat perhatian.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Bintan Martin Dalimunte mengakatan bahwa tahun sebelumnya jalan tersebut sudah diajukan kepada pemerintah daerah melalui desa dan kecamatan untuk dibangun.

Namun sampai dengan sekarang kata dia, kondisi jalan tersebut belum direspon oleh pemerintah daerah. Apalagi kata dia, kondisinya saat ini cukup memprihatinkan dan rawan terjadi kecelakaan.

“Pemerintah daerah harusnya lebih peka terhadap masalah ini, apalagi jalan tersebut menghubungkan tiga desa/kelurahan sebagai akses untuk memperlancar aktivitas warga setempat,” kata pria yang akrab disapa dengan Boy ini.

Jalan ini kata Boy harusnya menjadi skala priorotas oleh Pemerintah Kabupaten Bintan, karena penduduknya sudah banyak yang beraktivitas dan tinggal disana.

“Kita berharap pemerintah daerah agar segera mengecek kembali jalan tersebut untuk dijadikan skala prioitas, agar bisa dibangun dengan baik. Karena kita lihat di Bintan sendiri ada jalan yang sudah di aspal hanya dihuni dua KK saja.

Bagaimana pemerataan pembangunan bisa berjalan dengan baik kalau infrastrukur yang dibangun tebang pilih,” kata Boy.

Sekretaris Desa Toapaya Januar sebelumnya mengakatan bahwa tahun ini jalan tersebut akan diusulkan nanti melalui musyawarah pembangunan daerah (musrenbang) agar tahun depan bisa menjadi prioritas untuk dibangun.

“Kita berharap agar pihak RT setempat untuk mengusulkannya pada saat musrenbang nanti agar tahun depan bisa dibangun,” imbuhnya. (eza)

Bagikan :

@2021 – All Right Reserved. Designed and Developed by Harian Haluan Kepri Tim