“Kesulitannya itu memang di bagian Zigzag, banyak peserta yang gagal tadi. Harus ulang lagi, itu yang bikin makan waktu,” terang Azzahra.
Pantauan di lokasi ujian, peserta uji akan menggunakan kendaraan yang disediakan oleh pihak Satlantas.
Namun, bagi yang ingin menggunakan kendaraan pribadi juga diperbolehkan, dengan syarat jenis sepeda motor manual untuk laki-laki dan matic bagi perempuan.
Seluruh peserta ujian SIM C wajib mengikuti uji seluruh materi.
Untuk di Polresta Barelang sendiri, ada 5 (lima) jenis materi yang harus dilewati.
Materi-materi tersebut terdiri dari jalan lurus, lurus putar balik, zigzag, gelombang, dan jalan angka 8.
Sebelumnya, Kasubnit I Regident Polresta Barelang, Aiptu Yessi Noprianto mengatakan, saat ini pihaknya mengenalkan aplikasi perpanjangan SIM Online bernama SIM Nasional Presisi atau disingkat SINAR kepada masyarakat.
Aplikasi yang dapat diunduh lewat Google Play Store dan AppStore ini sementara memiliki fitur perpanjangan SIM, dengan fitur-fitur lain yang akan segera menyusul.
Ini juga akan mempermudah masyarakat dengan status domisili luar daerah yang akan memperpanjang SIM-nya.
“Agar tidak terjadi penumpukan (di lokasi), maka kami menyediakan pilihan perpanjangan online dan offline. Sudah bisa diunduh. Masyarakat domisili luar daerah juga bisa perpanjang, asal SIM masih hidup,” terang Aiptu Yessi Noprianto.




