KARIMUN (HK) – Wakil Bupati (Wabup) Karimun, H Anwar Hasyim M.Si melantik 68 orang Dewan Hakim (DH), Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XV, Tingkat Kabupaten Karimun, di Gedung Nilam Sari, Kantor Bupati, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kamis (9/3) siang.
Dengan dilantiknya para dewan hakim tersebut, bertanda kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XV, Tingkat Kabupaten Karimun, telak bersiap untuk diselenggarakan.
Wabup Karimun, Anwar Hasyim mengatakan, salahsatu unsur penting dalam perhelatan STQH XV Kabupaten Karimun 2023 ini adalah, keberadaan para dewan hakim (DH). Karena itu peran DH sangat dituntut untuk bekerja dan dapat melakukan penilaian dengan baik, serta objektif.
“Kesuksesan perhelatan STQH ini banyak ditentukan kualitas para dewan hakim dalam memberi penilaian secara objektif dan profesional,” ungkap Anwar Hasyim, dalam keterangannya yang diterima Haluan Kepri, Kamis (9/3).
Karena itu Wabup Anwar Hasyim mengucapkan terima kasih kepada para dewan hakim yang telah bersedia ditunjuk dan diangkat sebagai pihak yang mengemban amanah dan tugas, sebagaimana orang yang berpengalaman serta profesional, di dalam kegiatan STQH ke XV tahun 2023.
“Selamat kepada bapak Ibu para Dewan Hakim. Semoga dapat mengemban amanah dengan baik dan profesional,” katanya.
Wabup menyampaikan, bahwasannya Dewan Hakim itu adalah, salahsatu pihak yang menyukseskan STQH, yangmana berkat Dewan Hakim Kabupaten Karimun sudah 5 kali meraih juara, di tingkat provinsi.
“Hasil pemenang dari perlombaan ini, akan menjadi duta untuk mewakili Kabupaten Karimun pada STQH tingkat provinsi tahun 2023, yangmana kita di tunjuk sebagai tuan rumah,” ujar Anwar Hasyim.
Pembukaan STQH tingkat Kabupaten Karimun akan dilaksanakan pada hari Jum’at, tanggal 10 Maret 2023, sekitar pukul 14.00 WIB siang di Masjid Agung Karimun, dan dijadwalkan akan ditutup pada hari Minggu, tanggal 13 Maret 2023.
STQH XV Kabupaten Karimun 2023 ini mengusung tema “Dengan Penilaian yang Profesional akan menghasilkan Qori Qoriah, Hafizh Hafizah, dan Mufasir Mufasirah yang handal”.
STQH Karimun tahun ini akan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana panitia akan menggunakan sistem E-Maqra.
E-Maqra sendiri merupakan aplikasi berbasis internet, untuk mendapatkan maqra (paket bacaan atau paket soal) pada cabang tertentu. Seperti tilawatil, tahfizh, fahmil quran, dan tafsir quran tanpa menggunakan cara manual di perlombaan SQTH atau MTQ.
“Penggunaan E-Maqra ini, menjamin transparan atau meminimalisir kecurangan, kredibel dan profesional maqra-maqra saat perlombaan. E-Maqra ini aplikasi digital yang akan digunakan para peserta dalam mendapatkan soal, ataupun daftar ayat menggunakan layar monitor. Jika selama ini pengambilan maqra dilakukan manual, maka pada tahun ini akan dipakai E-Maqra,” tukas Wabup Anwar Hasyim. (hhp)
