Home » Tribun Mini Sri Srindit Natuna Ambruk Disapu Angin Barat

Tribun Mini Sri Srindit Natuna Ambruk Disapu Angin Barat

0 comment 21 views

NATUNA (HK) – Atap Tribun Mini Lapangan Bola Sri Srindit Ranai ambruk disapu angin kencang, Senin (10/6/2024).

Budi, warga sekitar menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11:00 WIB. Saat itu hujan dan angin kencang sekali.

“Saya tidak tahu apakah itu angin puting beliung atau angin apa. Tapi yang jelas anginnya kencang banget,” tuturnya.

Akibat peristiwa itu bagian atap tribun yang sepanjang kurang lebih 50 meter itu mengalami kerusakan besar.

Kondisi tribun mini Lapangan Bola Sri Srindit setelah disapu angin. Foto: Faturrahman/HarianHaluanKepri

“Parah, itu hampir semua atapnya diterbangkan angin,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Natuna, Hikmatul Arif membenarkan peristiwa yang merugikan itu.

“Ya, tadi disapu angin barat,” kata Matul lewat telepon.

Ia menjelaskan, kerusakan itu terbilang terbilang parah sekali karena kerusakan yang terjadi sekitar 90 persen.

Bagian atap yang tinggal 10 persen itu pun menurut dia harus dirobohkan karena atapnya merupakan satu kesatuan.

Kondisi tribun mini Lapangan Bola Sri Srindit setelah disapu angin. Foto: Faturrahman/HarianHaluanKepri

“Itu harus dirobohkan semua karena atapnya nyambung. Kami lagi melakukan pemotongan, tadi terkendala jaringan lstrik,” imbuhnya.

Matul mengaku telah melaporkan kondisi tribun mini yang baru saja diresmikan itu kepada SKK – KKK Migas yang notabne selaku pihak yang menbangun konstruksi itu melalui Program Pengembangan Masyarakat menggunakan dana CSR dari Medco E&P Natuna Ltd. (Medco E&P) dan Harbour Energy/Premier Oil Tuna B.V., bersama SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Prosesi serahterima dan peresmian tribun itu dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2024 kemarin oleh pihak SKK-KKS Migas dan Bupati Natuna, Wan Siswandi.

“Tadi kami langsung koordinasi dengan Medco E&P dan Harbour Energy karena CSR mereka yang dipakai bangun tribun ini,” jelas Matul.

Kedua perusahaan Migas itu juga merespon baik poin-poin yang dikoordinasikan oleh pemerintah kabupaten Natuna melalui koordinasi awal yang dilakukannya.

“Tadi mereka mau mempertimbangkan pembangunan kembali melalui jaminan konstruksi yang ada pada mereka. Begitu dulu ya,” ujarnya menutup wawancara. (fat).

Bagikan :

@2021 – All Right Reserved. Designed and Developed by Harian Haluan Kepri Tim