BATAM (HK) — Kematian tragis seorang wanita muda di kamar kos kawasan Batu Aji, Batam, menyisakan misteri.
Polisi tak hanya menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa, tetapi juga mengungkap fakta mengejutkan berupa jasad bayi laki-laki yang disembunyikan di dalam lemari.
Korban berinisial JPB (21) ditemukan meninggal dunia pada Selasa (7/4/2026) dini hari, setelah rekannya curiga karena korban tidak lagi merespons pesan dan panggilan.
Sehari sebelumnya, Senin (6/4/2026), korban sempat mengeluhkan sakit perut melalui pesan WhatsApp dan meminta dibelikan obat. Namun, sejak malam hari, komunikasi terputus tanpa kabar.
Didorong rasa khawatir, rekan korban mendatangi kamar kos sekitar pukul 22.50 WIB. Pintu kamar yang sedikit terbuka menambah kecurigaan. Saat diperiksa, korban ditemukan terlentang di kamar mandi.
Kapolsek Batu Aji, Bayu Rizky Subagyo, mengungkapkan, saat ditemukan korban hanya mengenakan atasan tanpa busana bagian bawah.
Petugas sempat mengevakuasi korban ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
“Korban ditemukan di kamar mandi dalam posisi terlentang,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, fakta lain terkuak saat polisi melakukan penggeledahan lanjutan di dalam kamar kos.
Di dalam lemari, tepatnya pada rak bagian bawah, petugas menemukan jasad bayi laki-laki yang terbungkus handuk biru tua.
Penemuan ini sontak mengubah arah penyelidikan dan memperdalam dugaan yang ada.
Tim Inafis Polresta Barelang langsung melakukan olah TKP. Sementara jasad bayi dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi guna memastikan penyebab kematian.
Polisi kini masih mendalami hubungan antara kematian korban dan bayi tersebut. Sejumlah saksi telah diperiksa, sementara penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara terang rangkaian peristiwa di balik kasus ini.
Peristiwa ini pun menyita perhatian masyarakat Batam, khususnya di kawasan Batu Aji, yang digegerkan oleh dua temuan tragis dalam satu lokasi. (dam)
