LINGGA (HK) – Pemkab Lingga, terus upayakan untuk  mempromosikan kerajinan tudung manto,sekiligus memberikan dorongan kepada para pengerajin yang sudah terlatih untuk memberikan yang terbaik.

Seperti kegiatan baru-baru ini, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lingga membuat pelatihan membuat tudung manto di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM).

Kegiatan ini dimulai pada 15 Maret 2022 dan selesai pada 21 Maret lalu,

Para peserta dari kalangan wanita ini pun cukup telaten, dalam mempelajari kerajinan yang kini menjadi milik Kabupaten Lingga ini.

Kerajinan tudung manto ini juga masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda, yang telah tercatat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disnakertrans Kabupaten Lingga, Sabirin mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lingga, Maratusholiha, ujarnya Selasa (5/4).

Itu karena istri Bupati Lingga ini telah ikut berjibaku menyukseskan penyelenggaraan kegiatan pelatihan pengrajin tudung manto ini.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada senior, pelatih, dan pengerajin pemula yang telah berupaya ingin tetap menghidupkan dan melestarikan warisan budaya Melayu Lingga.

Menurutnya, langkah pelatihan yang dibina oleh para pelatih ini kepada pengrajin sebagai bentuk meneruskan pelestarian tudung manto.

Sabirin mengatakan, tudung manto Kabupaten Lingga memiliki ciri khas dan sudah mendapat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM).

Dengan kita menjaga dan melestarikan salah satu nilai historis ini, semoga kita semakin banyak mendapati pengakuan-pengakuan dari peminat tudung manto,” tutur Sabirin.

Ketua Dekranasda Lingga, Maratusholiha juga berpesan kepada pengrajin pemula, agar tetap semangat dan terus melatih diri untuk hasil yang lebih maksimal.

Menurutnya, ini merupakan bagian dari upaya untuk cinta dan bangga, dengan hasil karya sendiri.

“Dia berharap kepada para pengrajin agar tetap eksis di bidang tersebut untuk betul-betul menekuni pembuatan tudung manto”

” Dengan dilaksanakan pelatihan kita ingin melihat hasil dari yang telah kita buat nantinya akan kita pamerkan di Sekretariat Dekranasda Kabupaten Lingga,” kata wanita yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Lingga ini.

Maratusholiha juga mengajak pengrajin untuk mewariskan keterampilan ‘menekat’ tudung manto tersebut. Dengan cara melakukan perekrutan generasi muda, demi melestarikan khazanah bangsa Melayu.

Pelaksanaan ini juga mendapat perhatian dari Kepala Dinas Kebudayaan Lingga, Azmi.

“Mari kita jadikan tudung manto ini sesuatu yang sakral dan ternama di mata orang-orang luar dan tetap menjadi kebanggaan kita masyarakat Bunda Tanah Melayu,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Lingga, Muhammad Nizar juga memberikan dukungan terhadap kegiatan pelatihan tudung manto bagi Tenaga Kerja Mandiri tahun 2022 ini.

Bahkan ia menargetkan, selama periodenya memimpin bersama Neko Wesha Pawelloy, harus tercetak 100 pengrajin tudung manto.(tbn)

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version