“Sudah banyak produksi gas kita, seperti dari Natuna yang dikontrak jangka panjang dengan Singapura, sehingga kebutuhan PLTG kita menjadi terbatas,” kata Gubernur Ansar.

Untuk itu, lanjut Gubernur, karena nantinya PT IP akan memiliki market share di Singapura, namun kebutuhan dalam negeri perlu dibicarakan terlebih dahulu.

“Dan ini berkaitan dengan Business to Business dengan PLN dan nantinya porsi untuk wilayah mana yang memungkinkan secara bisnis perlu kita petakan. Saya nanti akan coba undang semua PLN kita dan perwakilan PLN pusat, untuk membahasnya,” paparnya.

Artinya, ungkap Ansar, jika ada sumber energi di kundur, maka disepakati ke depannya porsi-porsi kebutuhan dimana yang bisa dipenuhi, seperti di Kundur sendiri, Karimun, dan lain-lain.

“Nanti akan kita minta itu dipetakan. Untuk pasar ekspor, saya kira bapak-bapak sudah memiliki gambaran porsi untuk pilot project ini,” ujar Gubernur.

Berkaitan dengan multiplayer effect untuk masyarakat, Gubernur juga menginginkan adanya gambaran pasti.

Sehingga, ada satu informasi lengkap untuk masyarakat yang bisa diberikan, contohnya pemanfaatan tenaga kerja lokal.

1 2 3 4
Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version