Menurutnya, dengan harga BBM Pertalite yang jauh berbeda dengan Premium itu, maka kenaikan tarif penumpang yang pas itu sekitar 18 persen dari tarif saat ini.
“Ya, misalkan harga tiket saat ini 50 ribu, maka kita minta naik 18 persen dari yang saat ini, sesuai selisih harga Premium dengan Pertalite-lah,” ungkapnya.
Ditegaskannya, seharusnya Pemerintah membuka mata dan hatinya, sebab Pelra sudah sangat membantu pemerintah terkait transportasi masyarakat di Kepri ini untuk antar pulau.
“Kami ini adalah swasta dan kami sudah bantu untuk transportasi di laut,” ungkapnya.
Baca juga: Harga Tiket Kelud Batam-Belawan Mulai 220 Ribu
Pelra kini sedang berbenah terhadap tiga pelabuhan domestik yakni Punggur, Sekupang, dan Harbourbay.
Saat ini, di Punggur ada tujuh agen operator, yang lima dari Pelra, dan dua ferry, dan Sekupang dari Pelra tiga dan empat Pelnas. Sementara, Harbourbay ada empat perusahaan angkutan penumpang satu dari Pelra dan tiga Pelnas.
“Saat ini Pelra yang beroperasi di Kepri sangat banyak, untuk di Pelabuhan Punggur ke Tanjung Uban sebanyak sepuluh speedboat, Punggur ke Moro dua unit, Punggur ke Daik dan Dabo, empat unit setiap harinya,” imbuhnya. (dam/cw03)




