– Baku Tembak

Sambo membuat skenario Brigadir J tewas akibat baku tembak dengan Bharada E di rumah dinasnya usai terjadi pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi. Banyak pihak yang skeptis sejak awal diumumkan Polri. Pasalnya, dari sejumlah peluru yang ditembakkan, tak ada yang menyentuh Bharada E sama sekali. Sebaliknya, lima peluru mengenai Brigadir J sampai tewas.

– Penembakan Spontan

Narasi Bharada E spontan menembak Brigadir J usai terjadi pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi juga fiktif. Pasalnya, Bharada E menembak karena diperintah oleh Sambo. Terbaru, Pengacara Bharada E yakni Deolipa Yumara menyebut kliennya dijanjikan uang Rp1 miliar oleh Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J.

Janji berupa uang juga disampaikan terhadap Kuat Maruf dan Brigadir Ricky Rizal, dua tersangka yang diduga berperan ikut membantu rencana pembunuhan tersebut. Mereka dijanjikan masing-masing Rp500 juta dan semula akan dibayarkan pada bulan ini.

Beberapa waktu lalu, sebanyak 16 anggota polisi diamankan di tempat khusus (patsus) alias dikurung karena diduga tidak profesional dalam menangani kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Salah satunya Irjen Ferdy Sambo.

Jumlah ini mengalami penambahan empat personel. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan penempatan khusus terhadap empat personel dilakukan usai Timsus rampung melakukan gelar perkara pada Jumat (12/8) malam.

Keempat anggota polisi itu merupakan perwira menengah dari Polda Metro Jaya. Mereka terdiri dari tiga orang berpangkat AKBP dan satu orang berpangkat kompol. “Jumlah sampai dengan hari ini 16 orang telah ditempatkan di tempat khusus (patsus): 6 orang di Mako dan 10 orang di Provos,” kata Dedi, Sabtu (13/8). (cnn)

Sumber: CNN ID

1 2
Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version