LINGGA (HK) – Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an Hadist (STQH), ke-X tingkat Kabupaten Lingga tampak meriah dengan tumpah ruah masyarakat dari berbagai pelosok, di sepanjang jalan. Bahkan warga berdesakan dan berebut untuk dapat menuju astaka yang bertema sebuah Kapal Lancang Kuning.
Hal itu ditandai dengan pemulukan beduk, oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, bertanda STQH Ke-X Kabupaten Lingga sudah resmi dibuka.
Kafilah dari 13 kecamatan ambil bagian dengan mendirikan stand kafilahnya. Kemeriahan acara STQ kali ini nampak juga dengan terpenuhinya semua stand untuk para pedagang yang disediakan panitia, bahkan banyak pedagang dengan spontanitas membuka lapaknya sampai ke tepi jalan.
Dalam sambutannya Bupati Lingga M Nizar S.Sos menyampaikan kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad jika sejumlah rangkaian kegiatan STQ ke -X tingkat Kabupaten Lingga tersebut, sudah terlebih dahulu di mulai. Seperti malam ta’aruf, pawai ta’aruf, dan peresmian stan bazar.
“Untuk malam ini dilanjutkan dengan acara pembukaan STQH ke-X. Tentunya keinginan setiap tahun, karena ini kegiatan rutinitas tahunan. Namun ini bukan menjadi salah satu tradisi, tapi diharapkan punya arti dan makna. Tentunya bukan hanya sekedar tradisi yang harus di lakukan setiap tahunnya, tetapi ada hukwah syiar agama Islamnya. Itu, harus benar-benar terasa dan sampai di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Lingga. Dengan melahirkan khori dan khoriah yang baik, yang tentunya menjadi andalan untuk Kabupaten Lingga,” kata Bupati Lingga M. Nizar, Minggu (6/3) malam.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Lingga yakni Wakil Bupati Lingga Niko, tidak terlihat pada pembukaan STQ kali ini, sehingga penyerahan piala bergilir tersebut harus digantikan oleh panitia kegiatan.
Dan diketahui, STQ ke-X tingkat Kabupaten Lingga dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, disertai dengan pemukulan beduk bersama Bupati Kabupaten Lingga, M. Nizar, menandakan STQ tersebut resmi bergulir.(tbn)
