“Jika kita hitung-hitung sederhana saja, jika kita memiliki minimal lima puluh ekor indukan, tiap tahun secara bersiklus bisa melahirkan 60 persen anak dan paling tidak 30 ekor setiap tahunnya. Dengan demikian, akan ada kelompok ternak baru yang bisa kita bantu distribusikan dan kita tak mikir lagi bagaimana untuk mengakomodir permintaan bantuan dari desa-desa tiap tahun,” ungkap Gandime Diyanto.

Disebutkannya, Pemerintah Kabupaten Lingga berkomitmen dalam penguatan sektor peternakan, ini menjadi pondasi awal tegaknya pembangunan peternakan, kalau berbicara pengembangan ke depan, tinggal dilanjutkan dari komoditi peternakan yang lain nantinya seperti perbibitan ternak ruminansia kecil/kambing, unggas, itik.

“UPTD ini juga sebagai sumber ilmu, tempat melihat atau tempat untuk belajar manajemen dan mekanisasi peternakan yang baik, dengan penerapan teknologi peternakan dan teknologi pakan ternak, maupun teknologi reproduksi yang sudah mampu diterapkan di Kabupaten Lingga,” ucap Gandime Diyanto.

Komitmen Pemerintah Daerah tersebut di atas, paparnya, sebagaimana tertuang dalam rencana strategis yang sudah disusun yaitu peningkatan mutu benih/bibit ternak dan hijauan pakan ternak, pengendalian dan pengawasaan penyediaan, serta peredaran benih/bibit perternakan dan hijauan pakan ternak dalam daerah.

“Artinya, UPDT sebagai penyediaan benih atau bibit ternak dan hijauan, serta pakan ternak. Ini sudah sesuai dengan rencana pembangunan Pemerintah Kabupaten Lingga, yaitu Pembangunan Pusat Pertanian Terpadu berdasarkan potensi unggulan daerah,” pungkasnya. (tbn)

1 2 3 4 5
Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version