Sebagian anggaran infrastruktur juga teralokasikan di Dinas Pendidikan yang mencapai Rp832 miliar yang dipergunan untuk pembangunan gedung sekolah baru serta kebutuhan infrastruktur penunjang sekolah lainnya.
Besarnya anggaran di Dinas Pendidikan juga salah satu bentuk komitmen Pemprov Kepri yang mengalokasikan 20 persen dari APBD untuk dunia pendidikan sesuai perintah undang-undang.
Di tahun 2022 ini, Gubernur Ansar Ahmad memang sedang menggagas beberapa proyek strategis dengan anggaran yang cukup besar.
Untuk Kota Tanjungpinang, tahun ini, Ansar Ahmad memprogramkan penataan jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah, penataan kawasan Pulau Penyengat, penataan Kota Lama, pembangunan jalan yang menghubungkan Pelantar I dan II, pembangunan jalan fly over di depan Ramayana, melanjutkan pembangunan jalan lingkar Gurindam 12 Tepi Laut dan pembangunan Gedung Lembaga Adat Melayu di Anjung Cahaya.
Baca juga: Ansar: Pembangunan Dimulai dari Fly Over Simpang Ramayana
Program Ansar Ahmad yang memoles Tanjungpinang dengan anggaran yang cukup besar karena Tanjungpinang adalah ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.
Maka, Tanjungpinang perlu tampil dengan performa terbaik dengan fungsinya sebagai pusat pemerintahan dan pusat pengembangan bisnis serta investasi.
Ansar Ahmad juga mengalokasikan anggaran yang tidak sedikit untuk program pembangunan dan kegiatan di Kabupaten Karimun.
Tahun ini, Pemprov Kepri akan membangun jalan lanjutan Costal Area, pembangunan jalan beton di Pulau Durai, pembangunan Gedung Badan Latihan Kerja (BLK), dan peningkatan jalan ke Bandara Sei Beti.




