Home » Akhirnya Kementerian PUPR Ganti Jaringan Pipa Induk PDAM Lingga

Akhirnya Kementerian PUPR Ganti Jaringan Pipa Induk PDAM Lingga

0 comment 31 views

LINGGA (HK) — Setelah 50 tahun dibangun, yakni dibangun Tahun 1974, akhirnya Kementerian Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) melalui Badan Wilayah Sungai Sumatera IV realisasikan pergantian pipa dari sumber air bendungan Sungai Gemuruh ke bak penampungan air bersih sejauh 7,6 Kilometer.

Terlaksana pembangunan pipa induk air bersih ini, tentunya menjadi prestasi instansi terkait, yakni Dinas PUPR Lingga dan PDAM yang dapat meyakinkan pemerintah pusat akan pentungan pipanisasi induk jaringan air untuk kepentingan masyarakat umum.

“Jaringan pipa air bersih dibangun tahun 1974 lalu. Sedangkan PDAM Lingga berdiri tahun 2010. Sejak berdiri telah beberapa kali mengusulkan ke pemerintah pusat akan pentingan pergantian pipa baru untuk menghasilkan kebutuhan air bagi masyarakat. Alhamdulillah tahun ini sudah dibangun,” kata Bupati Lingga, Muhammad Nizar saat Ground Breaking Pekerjaan Optimalisasi Pemanfaatan Embung Gemuruh – Pipa Transmisi Air Baku Dabo Singkep di kantor PDAM Kabupaten Lingga, Sabtu (8/6/2024).

Bupati Lingga, Muhammad Nizar, Kepala BWSS Wilayah IV Batam, Azhari dan Kadis PUPR Lingga, Novrizal menama secara simbolis proyek jaringan pipa transmisi air baku PDAM Lingga.

Dikatakannya, apresiasi juga diberikan kepada BWSS IV Batam untuk komitmen membangun jaringan pipa baru. Dengan adanya pipa baru ini dapat menjawab kendala kurangnya distribusi air kepada masyarakat.

“Selama ini karena sudah terlalu lama dibangun tentunya banyak kerusakan-kerusakan yang menghambat pendistribusian air ke masyarakat. Jadi kami berharap pembangunan jaringan pipa ini dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan,” ucap Nizar.

Nizar berharap, kedepannya setelah jaringan pipa ini dibangun dan dimanfaatkan, baik masyarakat,PDAM Lingga dan instansi terkait lainnya dapat bersama sama menjaga dan memelihara agar tujuan dari pembangunan pipa dapat maksimal dirasakan masyarakat.

“Mewakili masyarakat saya sampaikan salam kepada pihak Kementerian PUPR, BWSS IV Batam dan pihak pihak lain yang terkait hingga pembangunan pipa dapat terlaksana,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BWSS Sumatera IV Batam, Azhari, mengatakan, pembangunan pipa saat ini sudah berjalan 20 persen. Pekerjaan telah dimulai sejak 21 Februari 2024. Jika tidak ada kendala diperkirakan akan selasi pada akhir Oktober 2024.

“Pembangunan jaringan pipa ini sejauh 7.600 meter. Pekerjaan kegiatan optimalisasi jaringan merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintahan dalam ruang ketahanan air dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Dia berharap, pekerjaan dapat dilakukan tepat waktu, anggaran dan tepat sasaran. Arahan dari Menteri PUPR agar pelaksanaan pengerjaan dapat dilakukan dengan menjaga estetika dan lingkungan di wilayah proyek pembangunan.
“Semoga dengan ini dapat menjaga ketahanan air di Kota Dabo Singkep,” sebutnya.

Satker BSWSS memilki tugas dalam melaksanakan pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai yang meliputi perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan dalam rangka konservasi dan pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada sungai, pantai, bendungan, danau, situ, embung, dan tampungan air lainnya, irigasi, rawa, tambak, air tanah, dan air baku serta pengelolaan drainase utama perkotaan. (rangga)

Bagikan :

@2021 – All Right Reserved. Designed and Developed by Harian Haluan Kepri Tim