Sementara itu, kata Ali, pelaksanaan konsolidasi yang terus dilakukan NasDem membuat dirinya memiliki waktu terbatas sebagai ketua fraksi.
“Banyak agenda-agenda yang seharusnya bisa ditangani langsung oleh ketua fraksi, tetapi menjadi terhambat,” kata dia.
Ali kemudian menyinggung diksi dihukum oleh Ketum NasDem, Surya Paloh, karena eks DPRD Kabupaten Moroowali itu melepaskan jabatan sebagai ketua fraksi.
Baca juga: DPR Kembali Berlakukan WFH
Namun, kata dia, diksi dihukum yang dimaksud tidak selalu bermakna negatif.
Terlebih lagi, dirinya memperoleh tugas penting mengurusi DPP NasDem.
“Dihukum dalam tanda kutip. Saya diberikan tugas yang lebih berat lagi untuk melakukan konsolidasi secara nasional,” beber Ali.
Sumber: JPNN.com




